Genus (Gebyar Nusantara) 2012


IMG_2564

Sabtu (1 Desember 2012) saya kembali berkesempatan untuk mengunjungi Gebyar Nusantara (Genus) 2012. Genus merupakan festival budaya terbesar di IPB. Saya sempat merekam beberapa moment saat malam pertunjukan. Selamat menikmati.

IMG_2520

 

IMG_2573

 

IMG_2602

IMG_2629

IMG_2711

IMG_2714

IMG_2774

IMG_2795

Snapshot Grand Launching BicaraDesa.Com


BicaraDesa.Com

Forum Pejuang Desa

BicaraDesa.Com

Suasana Kedai Kojo ogor

BicaraDesa.Com

Pembukaan oleh MC

BicaraDesa.Com

Sambutan koordiantor BicaraDesa.Com M. Ishak

BicaraDesa.Com

Sambutan dari salah satu founder BicaraDesa.Com Kukuh Iman

BicaraDesa.Com

Pemaparan BicaraDesa.Com oleh salah satu founder BicaraDesa.Com Syifa Selvia

BicaraDesa.Com

Penyerahan secara simbolis t-shirt BicaraDesa.Com dari founder BicaraDesa.Com kepada Koordinator BicaraDesa.Com Bogor

BicaraDesa.Com

Pejuang Muda bersama MC

BicaraDesa.Com

Salah satu menu di Kedai Kojo, PIsang Bakar. Hmmmm Yummi

BicaraDesa.Com

Hiburan oleh mahasiswa Dept. Manajemen FEM IPB

BicaraDesa.Com

Diskusi bersama Bung Yeka (staf pengajar Dept. Agribisnis FEM IPB) dan Bung Sofyan (staf Pengajar Dept. KPM FEMA IPB), moderator Harumi (salah satu Founder BicaraDesa.Com)

BicaraDesa.Com

Seluruh peserta dan pembicara

BicaraDesa.Com

Oops ada kejutan di ujung acara, Selamat Ulang Tahun

BicaraDesa.Com

Kita Muda, Kita Peduli, Kita Beraksi!!

Informasi lebih lanjut tentang BicaraDesa.Com bisa dilihat di web www.BicaraDesa.Com dan follow akun twitter di @BicaraDesa

Turun ke JALAN atau Turun ke LAPANG?


Dewasa ini persepsi masyarakat terhadap mahasiswa mengalami perubahan. Mahasiswa tidak lagi dianggap sebagai kaum intelek yang bisa menyalurkan aspirasi rakyat. Mahasiswa lebih terkenal sebagai tukang demo. Peran sebagai agent of change sepertinya hanya menjadi slogan belaka di mata masyarakat. Pemberitaan tentang tawuran mahasiswa akhir-akhir ini semakin memperburuk citra mahasiswa di masyarakat.

GUE MALES TURUN KE JALAN (DEMO)

Sementara pandangan masyarakat terhadap mahasiswa yang semakin  negatif, mahasiswa sendiri makin pragmatis menghadapi permasalahan. Masalah aksi turun ke jalan sendiri masih menjadi perdebatan di kalangan mahasiswa. Sebagian mahasiswa berpendapat bahwa dengan aksi kita telah menunjukka kepedulian terhadap rakyat. Ya, saya juga sependapat. Sebagian yang lainnya malah berpendapat bahwa turun ke jalan justru tidak mencerminkan mahasiswa. “Ngapain turun ke jalan?, lebih baik tidur atau ngerjain tugas”. “Mahasiswa kok anarkis?”. Mereka menolak keras aksi turun ke jalan. Mahasiswa berambisi untuk cepat lulus dan bekerja. Mereka beranggapan bahwa demo adalah membuang-buang waktu untuk sesuatu yang tidak berguna dan membahayakan jiwa. Padahal sebenarnya tidak demikian. Demo atau aksi turun ke jalan adalah salah satu cara untuk menyampaikan aspirasi rakyat. Salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap rakyat. Mahasiswa dituntut punya kepedulian sosial yang tinggi. Jangan lupa bahwa dana dari masyarakat juga digunakan untuk menunjang pendidikan mahasiswa. Jadi memang sudah sewajarnya jika mahasiswa dituntut memiliki kepedulian yang tinggi terhadap rakyat. Dari segi keilmuan pun kita dipandang sebagai kaum yang intelek. Artinya mahasiswa punya rasa sosial yang tinggi.

Continue reading