Pekanbaru Punya Busway


Saya setuju sih kalau tolok ukur sebuah kota untuk bisa disebut sebagai kota yang maju adalah trnsportasi publiknya. Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi sudah seyogianya punya transportasi publik yang bisa dibanggakan. Maksudnya ya nyaman, cepat, murah dan lain lain.

P_20170330_143731_p

Pekanbaru sudah lama sih punya busway, saya ga ingat pasti tapi yang jelas sudah lama hehe. Busway nya diberi nama Trans Metro Pekanbaru (TMP). Tapi ya gitu, dulu-dulu saya ga tertarik tuh naik TMP. Ga tau kenapa, kayak kurang eyecatching aja. Kurang meyakinkan saya gitu haha. Sampai akhirnya dibuka jalur TMP ke bandara SSK II. Bravo! Saya angkat dua jempol, tiga dengan kepala saya kepada Pemkot Pekanbaru dan semua pemangku kebijakan yang sudah mengambil langkah yang sangat bagus. Sungguh saya apresiasi kebijakan ini.

P_20170330_144034_p

Lumayan banyak lho Penumpang BUS TMP

Dengan adanya bus TMP yang masuki ke Bandara SSK saya jadi lebih mudah ketika hendak keluar dari bandara SSK. Ya masa sih keluar dari bandara aja susah? susah sih enggak, tapi mahal. Moda transportasi umum yang tersedia di Bnadara SSK cuma Taksi yang menurut saya tarifnya tidak masuk akal. Sementara itu moda transportasi umum lainnya dilarang masuk ke bandara SSK. Praktis saya cuma punya satu pilihan yaitu naik taksi yang tarifnya tidak masuk akal. Makanya ketika ada bus TMP benar-benar sangat membantu. Harga karcisya cuma Rp 4000 ke semua tujuan. Bus nya nyaman dan bersih. Mungkin yang perlu ditingkatkan adalah jumlah bis nya. Karena bisa rute Bandara SSK cuma ada 1 jam sekali. Kalau bisa ada stiap 15 menit sekali pasti lebih nyaman lagi kan yaaaa.

Trus yang perlu dikritisi menurut saya adalah penumpangnya yang belum mengutmakan perempuan atau lansia. Masih banyak yang cuek bebek duduk di kursi padahal banyak yang lebih pantas untuk diberi tempat duduk. Ya semoga kedepannya semakin baik aamiin.

Oh iya, selain itu kabarnya di Pekanbaru juga sudah masuk GoJek. Tapi saya belum sempat nyobain naek gojek di Pekanbaru sih. Next time saya naik kita bahas disini yaaaa.

*informasi tambahan: Bus TMP tidak beroperasi ketika sholat jumat berlangsung. Ada jeda sekitar 1-2 jam gitu.

Kangen Pepakura


IMG_20140306_145529

Pepakura, Papercaft, ada juga yang menyebutnya paper model kalau menurut saya sih itu semua sejenis hanya berbeda penyebutannya saja. Intinya adalah membuat atau meniru suatu bentuk dengan menggunakan kertas. Yang dibutuhkan adalah pola, kemudian kertas dipotong mengikuti pola tersebut kemudian dilipat mengikuti pola, kemudian direkatkan dengan lem, kemudian jadilah pepakura hehe. Secara sederhana sih prosesnya seperti itu, tapi kalau dijalanin tidak akan sesederhana prosesnya.

Saya sebenernya tidak terlalu hobi dan menseriusi pepakura. Kalau saya ingat-ingat tidak banyak pepakura  buatan saya yang terbilang sukses (menurut kriteria saya sendiri). Awal mula saya tertarik membuat pepakura adalah ketika saya tinggal di asrama TPB saat saya masih kuliah di IPB. Kala itu teman tetanggakamar saya membuat pepakura gundam. Hasilnya sangat bagus, bahkan detail gundam bisa dibuat, seperti riffle atau beam saber gundam. Awalnya saya ingin membuat pepakura gundam, tetapi setelah prosesnya berjalan ternyata sangat sulit. Pepakura gundam ketelitiannya sangat tinggi. Saya pun membuat pepakura yang lebih sederhana berupa landmark kota-kota besar di dunia serta pepakura satwa liar. Puncaknya saya membuat pepakura adalah ketika saya memiliki printer (waktu itu merk *pson). Membuat pepakura memberikan keasyikan tersendiri bagi saya. Bagaimana tidak, kertas yang awalnya berupa lembaran bisa dibuat menjadi model 3 dimensi. Terlebih ketika membuat pepakura jet tempur, kita bisa berandai-andai sedang memotong lembaran alumunium yang kemudian dibuat menjadi jet tempur sungguhan *lebay.

Salah satu pepakura yang palin berkesan yang pernah saya buat adalah pepakura helm Iron Man Mark 42. Pepakura itu sengaja saya buat untuk memberikan surprise pada acarawisuda pacar saya. Untuk membuat pepakura itu saya butuh waktu sekitar 2 minggu dan mengalami beberapa kali kegagalan. Awalnya saya membuatnya dengan menggunakan bahan kardus, tetapi karena pepeakura yang saya buat cukup besar maka kekuatan kardus tidak cukup kuat untuk mempertahankan bentuknya. Kemudian saya beralih ke cardboard (sejenis kertas yang tebal dan berlapis-lapis). Saya juga sempat menggunakan resin untuk menambah kekakuan dari pepakura yang saya buat, tetapi hasilnya gagal. Saya juga menggunakan dempul untuk membuat permukaan pepakura saya halus, hasilnya juga gagal haha. Akhirnya setelah beberapa kali gagal saya berhasil membuat pepakura yang oke (menurut pedapat saya).

IMG_20140303_094726

Setelah diberikan dempul, sebelum diwarnai

IMG_20140306_070716

Proses pengecatan

IMG_20140320_063339

Sata perform hehe Open-mouthed smile

Dalam perkembangannya banyak sekali model yang bisa dibuat dengan teknik pepakura. Ada juga software yang memungkinkan kita membuat pola pepakura dari sebuah model 3D. Sampai saat ini cita-cita saya adalah ingin membuat pepakura Armor Suit milik Alphonse Alrich di anime Full Metal Alchemist. Tetapi keinginan itu entah kapan akan terealisasi karena ternyata untuk membagi waktu antara pekerjaan dan membuat pepakura sangat sulit. Semoga dengan saya menulis ini keinginan saya segera terlaksana dan kekangenan saya terhadap pepakura bisa terobati.