Terkurung Gunung Seribu (Ketep Pass)


Rasanya ungkapan “terkurung gunung seribu” seperti pada lirik lagu Bengawan Solo juga cocok untuk menggambarkan Bukit Ketep. Bukit ketep adalah salah satu titik untuk mengamati gunung merapi. Liburan tahun Natal dan tahun Baru (2011) lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi tempat wisata ini. Dan saya memberi nilai delapan untuk tempat ini. Secara pemandangan tempat ini menurut saya luar biasa. Seakan mata saya tidak bosan-bosan untuk memandangi gunung-gunung yang terlihat dari sekitar bukit ketep.Bukit ketep terletak diantara dua gunung yaitu Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Dari bukit ini kita bisa melihat beberapa gunung, total ada tujuh gunung, antara lain Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Telomoyo, Gunung Bibi dan ada satu gunung lagi yang saya tidak ingat namanya. Obyek wisata ini terletak 1200 mdpl. Udaranya sangat nyaman dan jauh dari polusi. Fasilitas yang tersedia di tempat ini pun bisa dikatakan baik, terdapat musem vulkanologi dan beberapa gardu pandang. Tempat ini wajib dikunjungi jika kita ingin berwisata di daerah jogja atau jawa tengah.

Continue reading

Advertisements

Hunting Foto Di Cijeruk


“Sesuatu itu adalah hunting foto tapi lupa gak bawa memory card”

Sabtu, 29 Oktober 2011 saya dan teman saya hunting foto di daerah cijeruk, bogor. Tujuannya sih karena teman saya akan mengikuti lomba fotografi. Saya sendiri cuma menemani sambil menambah stock foto saya. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih dua jam dengan sepeda motor akhirnya saya sampai di lokasi. Tempat yang saya datangi untuk hunting adalah derah persawahan. Topografi tanahnya miring, jadi banyak sekali lereng dengan susunan teras sering sawah.

Saya sampai dilokasi sekitar pukul 14:00 jadi matahari masih terik. Sambil menunggu agar terik matahari berkurang kami meminta izin kepada penduduk sekitar sambil berkeliling areal persawahan untuk mencari spot  yang pas untuk mengambil foto. Pukul 15:00 matahari sudah mulai bersahabat. Saya memutuskan untuk mengambil gambar anak-anak yang sedang bermain layang-layang. Nah,  saat itulah saya tersadar ternyata saya lupa membawa kartu memori saya. Walah ini namanya bunuh diri –lebay sih- hunting foto tapi ga bawa memry card. “Sesuatu” banget yah –ala syahrini-. Akhirnya saya harus berulang kali menghapus foto. Saya hanya mengandalkan memori internal kamera saya. Tidak hanya itu, saya juga menurunkan resolusi foto saya agar bisa memuat foto lebih banyak. Ini pelajaran bagi saya dan anda yang akan melaksanakan hunting. Selalu periksa peralatan foto anda, mulai dari hal yang kecil jangan sampai ada yang tertinggal, kecuali anda ingin merasakan pengalaman seperti saya hihi Smile with tongue out.

Continue reading