Pantai Indrayanti (Pantai Pulang Sawal)


Pantai Indrayanti

Pantai, kali ini saya mau cerita tentang Pantai Indrayanti atau Pantai Pulang Sawal. Pantai ini terletak di bagian selatan provinsi DI Yogyakarta. Pantai ini terletak di Kabupaten Gunung Kidul, kurang lebih 71 km dari Kota Yogya. Belum banyak yang tahu tentang pantai ini. Selain letaknya yang terpencil (cukup jauh dari kota Yogya) Pantai ini juga masih kalah populer dibanding pantai-pantai lainya di Yogya seperti Pantai Parangtritis atau Pantai Baron. Tapi justru hal ini yang menjadi magnet bagi saya untuk mengunjungi pantai ini. Saya mendapat informasi tentang pantai ini dari beberapa review di internet. Akhirnya pada liburan Natal kemaren saya mengunjungi pantai ini. Dan ekspektasi saya tidak berlebihan, pantai ini memang worth to visit. Pertama, pantai ini masih belum terlalu ramai, masih jarang wisatawan yang datang kesini sehingga pantai ini nyaman untuk dikunjungi. Kedua, pantai ini masih bersih, tidak banyak sampah, semoga masih tetap bersih seperti ini. Yang ketiga adalah pemandangan yang ada di pantai ini sangat indah. Ada bagian pantai yang berisi karang dan bukit batu, di bagian lain pantai terdapat pasir coklat yang cukup landai. Di sepanjang pantai disewakan payung-payung untuk beristirahat menikmati pemandangan pantai. Di Pantai ini juga terdapat beberapa gazebo atau warung yang menyediakan makanan seafood dengan harga yang tidak terlalu tinggi atau masih dalam kisaran wajar. Pengalaman saya ada beberapa tempat wisata yang mematok harga yang tidak wajar.

Saya mengunjungi Pantai ini dengan menggunakan sepeda motor. Waktu tempuh saya kurang lebih sekitar 2,5 jam dari kota Yogya. Perjalanan saya cukup nyaman karena jalan menuju Pantai Indrayanti cukup baik. Bahkan di beberapa ruas jalan di daerah Gunung Kidul baru selesai di perbaiki. Yang perlu dipersiapkan adalah bahan bakar karena di sepanjang jalan menuju Pantai Indrayanti masih belum banyak SPBU. Hanya tersedia bahan bakar eceran dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan di SPBU.

Sebenarnya saat saya mengunjungi pantai ini cuaca sedang tidak baik. Musim hujan membuat langit tidak terlihat secerah biasanya. Akibat hujan saya juga tidak bisa leluasa mengambil foto karena takut kamera saya basah. Semoga lain kali saya bisa mengunjungi pantai ini saat cuaca sedang cerah, karena saya sangat suka dengan langit cerah berwarna biru.

Pantai Indrayanti

Bagian Pantai yang Landai

IMG-20131226-WA0002

The Ticket


Kali ini saya ingin berbagi pengalaman saya mengenai tiket. Sudah tidak terhitung tiket yang saya dapatkan selama ini. Nah, pada liburan saya beberapa waktu yang lalu (saya ceritakan di Terkurung Gunung Seribu dan Kesan kedua masih begitu menggoda) saya iseng mengumpulkan tiket yang saya dapat selama perjalanan. Dan, cukup mengejutkan, kurang lebih enam belas tiket berhasil saya kumpulkan. Mulai dari tiket bus, tiket masuk ke tempat wisata, sampai tiket kamera. Itu tidak semua tiket berhasil saya kumpulkan karena ada beberapa yang tercecer atau ikut terbuang bersama sampah.

Sebenarnya hobi banyak teman saya yang hobi mengumpulkan tiket. Terutama teman saya yang cewek. Biasanya mereka mengumpulkan tiket bioskop. Bahkan ada yang bisa menjelaskan dengan siapa dai nonton di semua tiket yang dia kumpulkan. Luar biasa bukan?. Nah, mungkin hobi mengumpulkan tiket ini bisa jadi menarik juga ya.

Continue reading

Terkurung Gunung Seribu (Ketep Pass)


Rasanya ungkapan “terkurung gunung seribu” seperti pada lirik lagu Bengawan Solo juga cocok untuk menggambarkan Bukit Ketep. Bukit ketep adalah salah satu titik untuk mengamati gunung merapi. Liburan tahun Natal dan tahun Baru (2011) lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi tempat wisata ini. Dan saya memberi nilai delapan untuk tempat ini. Secara pemandangan tempat ini menurut saya luar biasa. Seakan mata saya tidak bosan-bosan untuk memandangi gunung-gunung yang terlihat dari sekitar bukit ketep.Bukit ketep terletak diantara dua gunung yaitu Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Dari bukit ini kita bisa melihat beberapa gunung, total ada tujuh gunung, antara lain Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Telomoyo, Gunung Bibi dan ada satu gunung lagi yang saya tidak ingat namanya. Obyek wisata ini terletak 1200 mdpl. Udaranya sangat nyaman dan jauh dari polusi. Fasilitas yang tersedia di tempat ini pun bisa dikatakan baik, terdapat musem vulkanologi dan beberapa gardu pandang. Tempat ini wajib dikunjungi jika kita ingin berwisata di daerah jogja atau jawa tengah.

Continue reading

Lost In Jakarta (Bogor-Gambir-PRJ-Gambir-Bogor)


Rasanya benar-benar menyesal telah menyia-nyiakan waktu hampir 4 tahun ini tinggal di Bogor. Apa pasal? saya yang kuliah di bogor (notabene  dekat dengan jakarta) tidak tahu arah di jakarta. Sejauh ini lokasi yang saya ketahui di jakarta sebatas Kebun Binatang Ragunan, Kota Tua, Mangga Dua dan Glodok, serta Monas. Menyedihkan sekali bukan.Sad smile

Sebenarnya posting ini saya buat karena saya benar-benar hampir tersesat di rimba metropolitan Jakarta. Awal ceritanya hari minggu (10/07/2011) lalu saya dan teman-teman sepakat untuk pergi “berburu” modem AHA murah yang hanya dijual di PRJ. Maka saya dan 4 rekan saya (Yufi, Pras, Abrar, dan Aldi) berangkat dari Bogor menuju Jakarta, tentu saja dengan menggunakan Commuter Line. Akhirnya kami sampai di Stasiun Gambir dan kami langsung menuju ke Monas, ada shutter bus  yang akan mengantar kami langsung ke arena PRJ. Shuttle bus  ini gratis loh,disediakan oleh panitia. Ternyata yang akan menggunakan bis ini cukup banyak. Kami harus rela berjemur di bawa terik matahari untuk menunggu bus datang. Sudah setengah jam bis yang kami tunggu belum juga tiba. Akhirnya kami sepakat untuk menggunkan TransJakarta.

Continue reading

Keceriaan di KRB


Akhirnya tiba juga saatnya saya harus menulis posting ini. Ini adalah tulisan terakhir tentang acara jalan-jalan saya ke Kebun Raya Bogor pada bulan Maret 2011 lalu (silahkan baca Orchid, Beginilah caraku memandang Istana, Taman, Botanical Garden Side Story, dan Graveyard). Semoga apa yang saya bagi di sini dapat memberikan manfaat bagi setiap pembaca.

Sebenarnya tidak cukup hanya dengan beberapa sekuel tulisan ini untuk menceritakan keindahan Kebun Raya Bogor. Sangat banyak sekali yang dapat diceritakan. Sebaiknya anda langsung datang ke Kebun Raya untuk dapat menikmati pemandangannya secara langsung.

Kali ini saya ingin membagi cerita tentang suasana KRB yang memang sangat cocok untuk liburan keluarga. Selain tidak memerlukan biaya yang mahal, KRB juga menawarkan ruang terbuka yang sangat luas.

Saya sempat mengambil beberapa foto tentang keceriaan di KRB. Selamat menikmati.

Salam! (AS).

Continue reading

Orchid (Botanical Garden Series Part-1)


Sabtu 26 Maret 2011

“akhirnya setelah 3,5 tahun lebih saya kuliah di bogor, pada hari sabtu tanggal 26 maret 2011 untuk pertama kalinya saya ke kebun raya bogor”

Menyedihkan sekali bukan. Ya begitulah adanya, terkadang karena kita menganggap sesuatu hal mudah dilakukan maka kita tidak kunjung melakukan hal itu. Contohnya seperti saya, saya menganggap bahwa kebun raya dekat dengan kampus saya, istilahnya “tinggal ngesot juga sampe” tapi ternyata butuh 3,5 tahun lebih untuk melakukan ngesot itu.
Continue reading

Trip to Keraton Ratu Boko


Sebelumnya saya tidak pernah tahu tentang Keraton Ratu Boko. Sampai pada akhirnya bulan Februari ini saya berkesempatan mengunjungi situs tersebut. Awalnya saya hanya ingin mengunjungi Candi Prambanan saja bersama rekan saya, tetapi begitu sampai di loket masuk saya tertarik dengan penawaran Paket Wisata Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko. Keraton Ratu Boko? apaan tuh? terus terang saya penasaran. Setelah menimbang-nimbang akhirnya kami memutuskan untuk mengunjungi Keraton Ratu Boko  (KRB). Harga yang ditawarkan untuk paket wisata ini cukup murah, Rp. 30.000 untuk wisata ke Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko dan Rp. 20.000 untuk wisata ke Candi Prambanan saja. Haga ini sudah termasuk transportasi pulang-pergi dari Candi Prambanan menuju Keraton Ratu Boko dengan mobil.

Jarak Keraton Ratu Boko dari Candi Prambanan cukuo jauh, sekitar 10-15 menit perjalanan dengan menggunakan mobil. Jalanan menuju situs warisan budaya ini juga menanjak dan berkelok-kelok serta cukup sempit. Untuk mencapai tempat ini bisa menggunakan mobil atau sepeda motor.

Yang menarik dari tempat wisata ini selain udaranya yang sejuk khas pegunungan adalah pemandangannya yang luara biasa. Kita bisa menyaksikan sunset dari tempat ini. Selain itu kita akan disuguhi pemandangan hamparan rumput hijau dan bangunan-bangunan Candi yang cukup terawat. Sayang nya saya belum mendapat banyak informasi mengenai tempat rekreasi ini. Beberapa situs internet sudah membahas tentang sejarah tempat ini (silahkan kunjungi situs ini).

salah satu gerbang Keraton Ratu Boko

Continue reading