Daging Oh Daging


P_20160609_085816[1]

Sudah bosan rasanya mendengar berita tentang harga daging yang terus naik. Hampir setiap menjelang Idul Fitri bisa dipastikan harga daging naik. Sebelumnya saya luruskan disini bahwa yang dimaksud daging dalam tullisan ini adalah daging sapi. Mengapa ini penting karena daging-daging yang lain masalahya tidak se-heboh dan se-kompleks permasalahan daging sapi. Sesekali masalah daging ayam juga menyeruak, bahkkan sempat heboh dan kabarnya sudah ada beberapa pihak yang sudah dijatuhi hukuman akibat kenaikan harga ayam yang ternyata ulah para kartel. Kembali ke masalah daging sapi, menurut saya ada beberapa poi penting dalam masalah ini antara lain.

Continue reading

Advertisements

Pastikan Daging Kurban yang Anda Terima ASUH (Aman Sehat Utuh dan Halal)


Tidak lama lagi umat islam akan merayakan hari raya Idul Adha atau yang juga dikenal dengan hari raya Idul Qurban. Pada hari raya ini umat muslim akan melaksanakan ibadah Kurban. Perlu anda ketahui bahwa daging kurban memberikan kontribusi yang luar biasa pada tingkat konsumsi daging masyarakat Indonesia. Saat ini tingkat konsumsi daging di Indonesia memang masih tertinggal dibandingkan negara lain seperti Malaysia. Hal ini dikarenakan harga daging yang masih tinggi. Dengan adanya daging kurban yang dibagikan setiap tahunnya akan meningkatkan konsumsi daging masyarakat Indonesia.

Selain tata cara ibadah yang benar saat ini yang perlu kita perhatikan adalah kesehatan daging yang akan dibagikan kepada masyarakat luas. Seperti dalam tuntunan ibadah kurban kita dianjurkan untuk memberikan ternak yang terbaik untuk dikurbankan. Pemerintah sendiri sudah menetapkan kriteria daging yang sehat yaitu ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).

Aman berarti daging tersebut aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.Dalam daging tersebut tidak mengandung bahan berbahaya atau beracun yang dapat membahayakan kesehatan. Bahan berbahaya termasuk residu obat yang terdapat pada hewan.

Sehat berarti hewan yang disembelih merupakan hewan yang sehat, sehingga tidak ada kekhawatiran akan ada penularan penyakit dari hewan ke masyarakat melalui daging kurban. Banyak sekali penyakit dari hewan yang dapat menular kepada manusia. Dan seringkali penyakit ini tidak menimbulkan gejala klinis pada hewan namun memberikan efek yang fatal pada manusia.

Utuh berarti daging kurban tersebut tidak dicampur dengan daging jenis lain atau dengan kata lain dioplos. Jelas perbuatan seperti ini tidak akan mendapatkan pahala dari ibadah kurban itu sendiri.

Halal yaitu daging kurban berasal dari hewan yang disembelih sesuai dengan syariat Islam. Hal ini erat kaitannya dengan animal welfare atau kesejahteraan hewan. Hewan yang dikurbankan harus mendapat perlakuan yang layak.

Untuk memastikan apakah daging kurban yang anda terima ASUH, anda bisa menghubungi Dinas Peternakan di daerah anda. Petugas dari dinas akan memeriksa apakah hewan anda sudah ASUH atau belum.

Terlepas dari itu semua mari kita kembali ke niat kita. Mungkin saja anda berada di daerah yang terpencil atau sulit dijangkau oleh petugas dinas. Tetapi apabila kita balik kebelakang melihat niat kita melakukan ibadah kurban tentunya hal-hal yang tidak diinginkan dapat diminimalkan. Dalam berkurban tentu saja kita akan memberikan ternak yang tebaik karena ternak itu akan menjadi kendaraan kita nantinya. Saya rasa niat tulus anda dalam melakukan ibadah kurban akan menjadi jaminan bahwa daging yang anda bagikan ASUH. Saya yakin anda tidak akan memberikan daging yang tidak baik untuk masyarakat yang sebagian besarnya dalah kaum dhuafa.

sumber