2015 best nine on Instagram


_4ObMSRLKm[1]

Walaupun eksistensi saya sebagai anak instagram dan anak anak fotografi patut dipertanyakan karena jarang upload foto (apalagi foto bagus) dan jarang travelling tapi saya teuteup keukeuh mengikuti trend remaja masa kini dengan mengunggah 2015 best of nine. Sebelumnya saya promo dulu deh, silahkan follow akun instragram saya yang sudah aktif sejak 2013 di @asudomo. Silahkan difollow tanpa pamrih ya, tanpa minta follback hehe. Di penghujung tahun 2015 instagram dibanjiri foto best of nine, dari para pesohor sampe yang eksistensinya dipertanyakan seperti saya membuat postingan foto best of nine. Best of nine menampilkan sembilan foto dengan like terbanyak di 2015. Saya sendiri tidak tahu pasti kapan trend best of nine dimulai. Setelah melihat beberapa teman saya membuat foto best of nine saya pun ikut-ikutan mebuatnya juga. Setelah browsing kesana kemari akhirnya saya sampai ke website 2015bestnine.com . Nah, di web ini kita tinggal memasukkan akun isntagram kita kemudian kita akan dibuatkan kolase dari sembilan foto terbaik kita di 2015. Tidak ada authorization sama sekali. Saya tidak tahu pasti, mungkin karena instagram saya adalah public artinya tidak saya gembok jadi semua orang berhak melihat foto saya termasuk si website ini hehe.

Tahun 2014 sebenernya juga ada trend semacam ini. Hanya saja tahun lalu pengguna instgram belum se massive seperti saat ini. Pada ahun 2014 lalu ada “My 2014 on instagram” yang dibuat oleh iconsquare.com . Iconsquare.com mempunyai konsep yang berbeda dibanding 2015bestnine.com dimana iconsquare benar-benar mmbuat resume dari semua kegiatan kita di Instgaram termasuk menampilkan jumlah foto yang di upload, kemudian persentase foto yang menggunakan filter serta jumlah follower. Iconsquare juga menyediakan video yang menampilkan best of five photo kita di instagram. Jika dilihat berdasarkan kemunculannya di timeline instgram saya jelas bestofnine unggul atas iconsquare, bahkan unggul sangat jauh haha. Menurut saya ada beberapa alasan mengapa iconsquare kalah populer antara lain adalah iconsquare terlalu kaku. iconsquare membuat resume yang sangat detil, bagi saya yang suka blogging dan suka fotografi memang lebih menarik karena menghadirkan data yang komperehensif. Tapi jangan lupa bahwa isntagram adalah social media, terkadang statistik menjadi tidak penting, inilah yang dimanfaatkan betul oleh bestofnine dengan membuat kolase yang sangat oke menurut saya. Simple tapi bagus (mulai kehabisan kata-kata). Terakhir silahkan dibandingkan sendiri tampilan antara 2015besofnine vs my2014oninstagram.

_4ObMSRLKm[1]

xVcKSgRLKf[1]

 

 

 

 

 

 

Setelah Tujuh Tahun


Pacu Jalur

2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013 adalah tahun dimana saya melewatkan gelaran Pacu Jalur di kampung halaman saya yaitu di Kuantan Singingi. Tepat tujuh tahun yaitu tahun 2014 akhirnya saya berkesempatan untuk menyaksikan secara langsung gelaran Pacu Jalur. Kebayang kan gimana rasanya ketemu sama seseorang yang sangat kita kenal kemudian berpisah selama tujuh tahun dan akhirnya ketemu lagi, ya seperti itulah yang saya alami ketika kembali menyaksikan Pacu Jalur (-maaf ya bahasanya agak lebay hihi-). Tapi jujur saya memang merasa nervous juga haha. Selama ini saya hanya mendengar kabar bahwa event nasional kebanggan Kuantan Singingi ini sudah berubah menjadi lebih meriah dibandingkan tujuh tahun yang lalu. Yang ada dalam benak saya apa iya menjadi jauh lebih meriah? Kalau memang lebih meriah, semeriah apa sih gelarannya sekarang? dan berbagai pertanyaai skeptis lainnya. Ditambah lagi kali ini saya datang ke gelaran Pacu Jalur dengan status yang berbeda, saya sejak tahun 2011 telah menasbihkan diri saya sebagai enthusiast photographer (– aiiiih mateeee hahahaha-) Smile with tongue out Smile with tongue out Smile with tongue out. Jadi kali ini saya datang ke Pacu Jalur dengan sebuah misi mulia yaitu ingin mendokumentasikan Pacu Jalur dengan cara saya sendiri.

Pacu Jalur

Pacu Jalur

Persiapan sudah saya lakukan, tetapi tetap saja saat hari –H semuanya jadi agak berantakan. Berantakan yang pertama adalah saya terjebak macet hehe. Iya macet, kota Taluk Kuantan menjadi lautan manusia. Mobil saya sudah tidak bisa bergerak, semua parkiran penuh dan beberapa ruas jalan ditutup. Jangankan mengunakan mobil, berjalan kaki saja sudah sulit. Berantakan yang kedua adalah lensa tele saya yang mulai berulah. Setelah satu tahun saya beli, lensa tele murah meriah unyu-unyu Smile with tongue out si Tamron AF (70-300 mm) 1:4-5.6 sering tidak matching dengan Canon 60D saya Sad smile. Berkali-kali pesan “Err 01” muncul di layar kamera saya, rasanya saya pengen ganti lensa saya dengan lensa tele Canon seri L, tapi apalah daya hahaha. Singkat cerita saya hampir gagal (-jika tak mau disebut gagal total-) mendokumentasikan Pacu Jalur.

Pacu Jalur

pacu jalur

Tapi terlepas dari ke-rempong-an saya dan ke-berantakan-an saya saya puaaaas.Kangen selama tujuh tahun tuntas sudah. Pacu Jalur memang sudah banyak bersolek selama tujug tahun terakhir. Applause buat semua stakeholder yang terlibat dalam penyelenggaraan Pacu Jalur. Gadis kecil bernama Pacu Jalur yang saya kenal tujuh tahun lalu saya kenal sekarang sudah semakin matang dan semakin elok parasnya. Jujur sebagi masyarakat Kuantan Singingi saya bangga dengan Pacu Jalur yang terus membaik. pengunjung yang semakin ramai. Sekarang impian untuk menjadikan Pacu Jalur sebagai event internasional rsanya bukan hal yang mustahil dalam kurun waktu 20 atau 30 tahun lagi. Tapi tentunya hal itu tidak mudah. Satu pertanyaan yang harus kita renungkan bersama adalah adakah katu yang bisa kita buat menjadi jalur pada 20 atau 30 tahun mendatang?

yah, walaupun saya tidak sukses mendokumentasikan pacu jalur, mungkin memang pacu jalur tidak perlu didokumentasikan karena memang sudah terpatri dalam ingatan saya Smile

Pacu Jalur

Pacu Jalur

Pacu Jalur

Pacu Jalur

Pacu Jalur

Pacu Sampan


 

Pacu Jalur Mini

Keadaan alam mempunyai kaitan yang sangat kuat dengan kebudayaan pada satu daerah. Seperti yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu (INHU). Salah satu keadaan alam yang mempengaruhi kebudayaan di Kab. Inhu adalah sungai Indragiri. Bisa diibaratkan sungai Indragiri adalah pembuluh darah nadi dari Kab. Inhu. Nama Kabupaten Indragiri Hulu sendiri juga diambil dari nama sungai yang mengaliri daerahnya. Cerita tentang kemashuran kerajaan, hikayat-hikayat kuno hampir selalu berhubungan dengan sungai ini.

Pacu Jalur Mini

Nah, kali ini saya akan bercerita tentang kebudayaan yang sangat erat dengan sungai yaitu Pacu Sampan. Pacu bisa diartikan “balap” sehingga sesuai namnya Pacu Sampan adalah balap sampan. Sama dengan pertandingan sepak bola Pacu Sampan mempertandingkan dua sampan dengan panjang sekitar 10 meter dan didayung oleh 10 orang pendayung atau yang disebut anak pacu. Sistem yang digunakan adalah sistem gugur, jadi sampan yang kalah tidak akan bertanding lagi. Pertandingan Pacu Sampan disebut “Ilir” ini dimaksudkan karena pacu sampan diadakan searah dengan arus sungai atau menuju hilir sungai. Sampan akan beradu kecepatan pada lintasan lurus dengan jarak 500 m. Setiap menepuh 100 m akan ada penanda yang disebut pancang, jadi total ada tujuh pancang termasuk pandang start dan pancang finish. Pada Pacu Sampan juga dikenal istilah “putus” tapi ini bukan putus yang sedang marak d kalangan anak muda loh ya *mrgreen*, putus adalah istilah ketika salah satu sampan telah meninggalkan lawannya sehingga buritan sampan sudah melewati anjungan sampan lawan. Akan menjadi tidak seru apabila sebuah ilir (pertandingan) sudah putus pada pancang kedua, artinya kekuatan kedua sampan tidak berimbang. Sebaliknya sangat menarik apabila sampan yang sudah putus (sudah ditinggalkan lawannya) bisa mebaikkan keadaan dan keluarsebagai pemenang. Sebenarnya masih banyak lagi hal-hal unik yang ada di Pacu Sampan, tapi saya cukupkan dulu ya sampai disini, nanti akan saya sambung lagi sekalian saya ceritakan tentang Pacu Jalur. Apa itu Pacu Jalur? tunggu di postingan saya selanjutnya Smile.

Pacu Jalur Mini

Jaranan alias Kuda Lumping


image

Siapa sih yang tidak kenal dengan Kuda Lumping? Kesenian asli dari Indonesia. Kuda lumping adalah tarian tradisional yang berasal dari pulau jawa. Variasi kuda lumping sangat banyak, ini juga dipengaruhi oleh kreativitas penari kuda lumping itu sendiri. Umumnya tarian kuda lumping mengisahkan pasukan berkuda yang sangat tangguh. Yang unik dari tarian ini adalah pada bagian akhir tarian biasanya ada atraksi dari penari yang mengalami kesurupan. Penari yang kesurupan tersebut bisa memakan maaf pecahan kaca. Ada juga yang tidak merasa sakit walau berkali kali dicambuk. Terlepas dari hal hal yang unik tadi kesenian ini sangat menghibur masyarakat, terutama di daerah tempat saya tinggal yang masih jauh dari kota. Biasanya kesenian Kuda Lumping ini ditampilkan saat ada acara dimana banyak masyarakat berkumpul.

Sunset Di Kuala Cenaku


sunset di kuala cenaku

Sunset Di Kuala Cenaku

Udah lama banget sih ga bikin postingan di blog. Maklum lah sekarang udah jadi employer *asek asek joss* jadi udah sibuk gitu . Iya, sekarang saya sudah mengabdi di salah satu Kantor di Pemda Indragiri Hulu (Ceritanya biar sedikit misterius). Kerjaannya sih ga jauh-jauh dari kandang, namanya juga dokter hewan. Pasiennya tinggal di kandang, jadi ya dokternya ikut ke kandang haha. Ga usah nanya seru apa enggaknya, sekarang saya mau cerita tentang keindahan alam di tempat saya bekerja. Tempat saya bekerja adalah Kecamatan Rengat & Kecamatan Kuala Cenaku, masuk ke dalam wilayah kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Nama Indragiri sendiri adalah nama sungai yang mengalir di kabupaten ini. Sungainya lebar, perkiraan saya ada yang lebarnya mencapai 100 m lebih. Trasnportasi sungai masih menjadi andalan di beberapa daerah di Kecamatan Kuala Cenaku. Terutama untuk daerah yang letaknya di seberang sungai. Walaupun peran transportasi sungai mulai tergantikan dengan transportasi darat namun untuk mencapai seberang sungai masih harus menggunakan perahu penyeberangan atau yang disebut “Pompong”. Perahu kayu dengan tenaga mesin diesel. di Kecamatan Kuala Cenaku ada beberapa titik penyeberangan. Yang akan saya tampilkan fotonya adalah keindahan di sekitar titik penyeberangan yang sering saya lewati. Berikut ini fotonya, selamat menikmati, salam dari KUala Cenaku.

IMG_7650

 

IMG_7651

Pantai Indrayanti (Pantai Pulang Sawal)


Pantai Indrayanti

Pantai, kali ini saya mau cerita tentang Pantai Indrayanti atau Pantai Pulang Sawal. Pantai ini terletak di bagian selatan provinsi DI Yogyakarta. Pantai ini terletak di Kabupaten Gunung Kidul, kurang lebih 71 km dari Kota Yogya. Belum banyak yang tahu tentang pantai ini. Selain letaknya yang terpencil (cukup jauh dari kota Yogya) Pantai ini juga masih kalah populer dibanding pantai-pantai lainya di Yogya seperti Pantai Parangtritis atau Pantai Baron. Tapi justru hal ini yang menjadi magnet bagi saya untuk mengunjungi pantai ini. Saya mendapat informasi tentang pantai ini dari beberapa review di internet. Akhirnya pada liburan Natal kemaren saya mengunjungi pantai ini. Dan ekspektasi saya tidak berlebihan, pantai ini memang worth to visit. Pertama, pantai ini masih belum terlalu ramai, masih jarang wisatawan yang datang kesini sehingga pantai ini nyaman untuk dikunjungi. Kedua, pantai ini masih bersih, tidak banyak sampah, semoga masih tetap bersih seperti ini. Yang ketiga adalah pemandangan yang ada di pantai ini sangat indah. Ada bagian pantai yang berisi karang dan bukit batu, di bagian lain pantai terdapat pasir coklat yang cukup landai. Di sepanjang pantai disewakan payung-payung untuk beristirahat menikmati pemandangan pantai. Di Pantai ini juga terdapat beberapa gazebo atau warung yang menyediakan makanan seafood dengan harga yang tidak terlalu tinggi atau masih dalam kisaran wajar. Pengalaman saya ada beberapa tempat wisata yang mematok harga yang tidak wajar.

Saya mengunjungi Pantai ini dengan menggunakan sepeda motor. Waktu tempuh saya kurang lebih sekitar 2,5 jam dari kota Yogya. Perjalanan saya cukup nyaman karena jalan menuju Pantai Indrayanti cukup baik. Bahkan di beberapa ruas jalan di daerah Gunung Kidul baru selesai di perbaiki. Yang perlu dipersiapkan adalah bahan bakar karena di sepanjang jalan menuju Pantai Indrayanti masih belum banyak SPBU. Hanya tersedia bahan bakar eceran dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan di SPBU.

Sebenarnya saat saya mengunjungi pantai ini cuaca sedang tidak baik. Musim hujan membuat langit tidak terlihat secerah biasanya. Akibat hujan saya juga tidak bisa leluasa mengambil foto karena takut kamera saya basah. Semoga lain kali saya bisa mengunjungi pantai ini saat cuaca sedang cerah, karena saya sangat suka dengan langit cerah berwarna biru.

Pantai Indrayanti

Bagian Pantai yang Landai

IMG-20131226-WA0002

Blusukan ala Fotografer


Istilah “blusukan” yang dipopulerkan Pak Jokowi akhir-akhir ini memang sedang booming. Para pejabat beramai-ramai melakukan gerilya politik untuk merebut simpati rakyat. Nah, ternyata tidak hanya pejabat loh yang blusukan, tetapi juga fotografer hehe. Tujuannya juga bukan untuk merebut simpati rakyat tapi untuk hunting foto khususnya street hunting. Nah, 20 oktober 2013 lalu saya mengikuti acara Jakarta Street Hunting 2013 yang diadakan oleh komunitas fotografer.net . Acara hunting foto bareng ini diadakan di kawasan kota tua dan Kampung Bandan. Kawasan kampung Bandan didominasi oleh pemukiman padat sehingga saya lebih suka menyebut acara hunting bareng ini sebagai blusukan ala fotografer. Banyak sekali objek yang menarik untuk difoto. Selain itu kegiatan ini juga menambah wawasan baru bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum sejahtera. Melakukan street hunting memang bisa menjadi pembelajaran tentang bagaimana kehidupan orang di kawasan tersebut. Hal ini akan menambah kepekaan sosial kita.

Street hunting tidak hanya memerlukan teknik fotografi yang baik, tetapi juga teknik berkomunikasi dengan objek yang kita. Saat melakukan street hunting kita harus tetap menjaga sopan santun dan privasi orang yang kita foto. Saya sendiri baru kali ini mengikuti acara street hunting semacam ini, alhasil saya masih kagok, tapi sungguh merupakan pengalamn yang luar biasa yang saya dapatkan dari acara ini. Jaya terus fotografer. net dan salam jepret!

IMG_3197

IMG_3222

IMG_3240

IMG_3214

Melek Fashion


IMG_2685

ini gaya saya kalau lagi motoin orang (permisi ya mau numpang narsis)

Saya udah pernah cerita belum sih? Cerita kalau saya hobi fotoin orang dan orang lain hobi minta tolong fotoin ke saya haha. Pasti udah pernah kan ya. Jadi begini, menjadi tukang foto atau fotografer memaksa saya untuk mau tidak mau, suka tidak suka untuk melek fashion. Bukan, bukan saya lantas jadi metroseksual tapi saya memang harus melek fashion, baik fashion pria atau wanita. Lah, itu kan kalau fotografer model, saya kan fotografer makro, saya fotografer landscape, saya fotografer ga jelas *eh. Memang benar, kita bebas memilih genre dalam fotografi tetapi siapa yang bisa menolak ketika kita sedang berkalung kamera dan ada tean yang minta foto.Kalau tidak mau dibilang sombong ya kita harus memotret mereka. Dan jangan salah, terutama kaum hawa mereka akan memaksa kita untuk bisa membuat mereka terlihat cantik padahal aslinya mereka cantik juga hahaha. Jadi begitulah, tapi tidak seburuk itu lho. Pengalaman saya hobi fotografi adalah hobi yang mahal. Alatnya mahal, mau hunting foto butuh biaya. Nah, justru fotografi model lah cara mendapatkan duit paling gampang dari fotografi. Tidak perlu teknik yang muluk dan ribet untuk menjadi fotografer model, asalkan ada kemauan belajar pasti bisa.

Namanya juga fotografer amatir, belum punya asisten yang bisa disuruh-suruh *eh. Saya merangkap mulai dari pengarah gaya, fotografer, dan fashion stylist untung saya cowok jadi tidak langsung merangkap make up. Ya, ini adalah problem yang saya hadapi, tetapi memaksa saya menjadi kreatif. Saya mulai cari tahu tentang pose yang bagus untuk pria, pose untuk wanita. Mulai mencari referensi foto pemotretan model. Dan tentu saja saya harus tau fashion. Dengan kata lain setidaknya saya harus update dengan fashion terkini. Biasanya saya mencari inspirasi di pinterest. Di sana banyak sekali referensi fashion yang menurut saya unik dan bagus. Pose dan tema pemotretan juga banyak dan masih jarang ditemui. Gampang kan? “iya gampang, tapi cari baju kayak gitu dimana?” protes salah satu customer saya. Giliran saya yang kelabakan haha. Ternyata meek fashion masih belum cukup ya. saya juga harus tau dimana bisa mendapatkan barang seperti itu. Percuma kalau saya bisa memberikan saran tapi sarannya tidak reliabel, PHP (pemberi harapan palsuu haha). Tapi sekarang saya tidak bingung, karena ada mbah Google. Ada banyak online shop silahkan pilih. “Emang aman? Harganya? Ribet ah” protes customer yang lain . Okeeeee saya mati saja deh haha, ini customer banyak banget maunya, padahal mau saya cuma satu “duit” haha. Tapi tenang, saran saya sih ke zalora saja, sudah terbukti aman dan koleksinya lengkap. Jika setelah ini customer saya protes lagi “gara-gara kamu suruh ke zalora saya jadi ketaghan belanjaaaa” enaknya sih customer seperti ini dibuang aja ke pegunungan himalaya haha

Tentara Berkuda


Apa yang anda bayangkan ketika mendengar tentang Prajurit Bekuda? Yap, itu zaman dulu, zaman dimana sistem pemerintahan di dunia adalah kerajaan

Kuda memang hewan yang istimewa, tenaganya luar biasa, intelegensinya luar biasa, kepatuhannya, ikatan emosional dengan manusia sangat sempurna. Banyak kisah yang mengharukan, kisah heroik antara kuda dengan manusia. Tidak hanya di luar di negeri eropa, di nusantara pun kuda sudah dikenal dengan sangat luas. Keistiemewaan inilah yang membuat kuda menjadi pilihan yang tepat sebagai kendaraan perang. Tetapi saat ini kuda sudah tidak lagi digunakan untuk berperang, lebih tepatnya karena sekarang sudah tidak ada perang lagi (maksud saya perang terbuka).

Tahukah anda bahwa sampai saat ini kuda masih digunakan oleh para prajurit di dunia loh. Sampai sekarang? ya sampai sekarang, dan yang membanggakan adalah bahwa negara kita NKRI punya satu detasemen khusus yaitu Detasemen Kavaleri Berkuda (DENKAVKUD). Disini semua prajuritnya baik tamtama maupun perwira bisa menunggang kuda. Nah ini adalaj kebanggan karena tidak semua negar di dunia mempunyai pasukan berkuda. Kebetulan saya punya beberapa foto tentara kita sedang berkuda. Selamat menikmati

IMG_0621

IMG_0615

IMG_0549

Nah, kalau yang ini bukan tentara berkuda, ini saya dan teman-teman saya, saya yang paling kanan ya haha

IMG_0009

Wisata Alam Kawah Papandayan


Gunung Papandayan

Kali ini saya berkesempatan untuk mengunjungi wisata alam Kawah Gunung Papandayan yang letaknnya di Cisurupan, Garut. Gunung Papandayan sendiri merupakan gunung api dengan ketinggian 2665 meter diatas permukaan laut. Topografi di kawasan gn. Papandayan curam, kelembaban udara 70-80 % serta temperatur 10 0C (sumber: WIKIPEDIA). Tetapi tenang saja, karena tidak perlu bercapek-capek untuk mencapai kawah gunung Papandayan. Kawah gunung Papandayan bisa dicapai sekitar 30 menit dari Cisurupan menggunakan sepeda motor dan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 15 menit.

Beberapa situs online menulis bahwa gunung Papandayan cocok untuk pendaki pemula karena medannya yang belum terlalu berat. Biasanya para pendaki berjalan hingga Kawasan Pondok Saladah yang merupakan kawasan padang rumput, cocok untuk berkemah. Saya sendiri belum pernah ke Pondok Saladah. Untuk mencapai Pondok Saladah bisa dengan berjalan kaki selama kurang lebih dua jam.

Gunung Papandayan

Gunung Papandayan

Para pendaki yang akan melakukan kemah harus melapor dulu ke petugas

Gunung Papandayan

Fasilitas Parkir

Gunung Papandayan

Bagi anda yang ingin merasakan atmosfer gunung tanpa harus menguras kondisi fisik anda Wisata Alam Kawah Gunung Papandayan ini bisa menjadi pilihan. Saran saya jika anda ingin berwisata ke tempat ini anda bisa memepersiapkan masker dan pakaian hangat. Karena ketika anda tiba di kawah anda akan mencium bau belerang yang cukup kuat serta udara yang cukup dingin. Persiapkan air minum yang cukup agar anda tidak kehausan begitu tiba diatas kawah. Sealamat mencoba Smile