Kangen Pepakura


IMG_20140306_145529

Pepakura, Papercaft, ada juga yang menyebutnya paper model kalau menurut saya sih itu semua sejenis hanya berbeda penyebutannya saja. Intinya adalah membuat atau meniru suatu bentuk dengan menggunakan kertas. Yang dibutuhkan adalah pola, kemudian kertas dipotong mengikuti pola tersebut kemudian dilipat mengikuti pola, kemudian direkatkan dengan lem, kemudian jadilah pepakura hehe. Secara sederhana sih prosesnya seperti itu, tapi kalau dijalanin tidak akan sesederhana prosesnya.

Saya sebenernya tidak terlalu hobi dan menseriusi pepakura. Kalau saya ingat-ingat tidak banyak pepakura  buatan saya yang terbilang sukses (menurut kriteria saya sendiri). Awal mula saya tertarik membuat pepakura adalah ketika saya tinggal di asrama TPB saat saya masih kuliah di IPB. Kala itu teman tetanggakamar saya membuat pepakura gundam. Hasilnya sangat bagus, bahkan detail gundam bisa dibuat, seperti riffle atau beam saber gundam. Awalnya saya ingin membuat pepakura gundam, tetapi setelah prosesnya berjalan ternyata sangat sulit. Pepakura gundam ketelitiannya sangat tinggi. Saya pun membuat pepakura yang lebih sederhana berupa landmark kota-kota besar di dunia serta pepakura satwa liar. Puncaknya saya membuat pepakura adalah ketika saya memiliki printer (waktu itu merk *pson). Membuat pepakura memberikan keasyikan tersendiri bagi saya. Bagaimana tidak, kertas yang awalnya berupa lembaran bisa dibuat menjadi model 3 dimensi. Terlebih ketika membuat pepakura jet tempur, kita bisa berandai-andai sedang memotong lembaran alumunium yang kemudian dibuat menjadi jet tempur sungguhan *lebay.

Salah satu pepakura yang palin berkesan yang pernah saya buat adalah pepakura helm Iron Man Mark 42. Pepakura itu sengaja saya buat untuk memberikan surprise pada acarawisuda pacar saya. Untuk membuat pepakura itu saya butuh waktu sekitar 2 minggu dan mengalami beberapa kali kegagalan. Awalnya saya membuatnya dengan menggunakan bahan kardus, tetapi karena pepeakura yang saya buat cukup besar maka kekuatan kardus tidak cukup kuat untuk mempertahankan bentuknya. Kemudian saya beralih ke cardboard (sejenis kertas yang tebal dan berlapis-lapis). Saya juga sempat menggunakan resin untuk menambah kekakuan dari pepakura yang saya buat, tetapi hasilnya gagal. Saya juga menggunakan dempul untuk membuat permukaan pepakura saya halus, hasilnya juga gagal haha. Akhirnya setelah beberapa kali gagal saya berhasil membuat pepakura yang oke (menurut pedapat saya).

IMG_20140303_094726

Setelah diberikan dempul, sebelum diwarnai

IMG_20140306_070716

Proses pengecatan

IMG_20140320_063339

Sata perform hehe Open-mouthed smile

Dalam perkembangannya banyak sekali model yang bisa dibuat dengan teknik pepakura. Ada juga software yang memungkinkan kita membuat pola pepakura dari sebuah model 3D. Sampai saat ini cita-cita saya adalah ingin membuat pepakura Armor Suit milik Alphonse Alrich di anime Full Metal Alchemist. Tetapi keinginan itu entah kapan akan terealisasi karena ternyata untuk membagi waktu antara pekerjaan dan membuat pepakura sangat sulit. Semoga dengan saya menulis ini keinginan saya segera terlaksana dan kekangenan saya terhadap pepakura bisa terobati.

One thought on “Kangen Pepakura

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s