Mampir ke Bukittinggi


P_20150725_164052[1]

Masih dalam rangka kondangan (yang pengen tahu perjalanan kondangan yang lain silahkan baca ) dan masih di sekitar Sumatra Barat, kali ini saya berkesempatan jalan-jalan ke Bukittinggi. Bukittinggi emang ga ada matinya. Kalau saya berani bilang kota ini adalah paket lengkap wisata. Ada wisata kuliner, wisata sejarah, wisata alam, dan wisata belanja. Walaupun saya bukan orang yang hobi banget makan tapi kali ini saya ingin menceritakan wisat kuliner di awal tulisan saya ini. Yak bener banget, Nasi Kapau Smile. Tampilannya sekilas mirip nasi Padang pada umumnya, tapi yang bikin beda adalah cara pelayanan dan tentu saja rasanya. Pelayanan atau penyajian nasi kapau lebih mirip warteg, karena semua lauk dan sayur dipajang bertingkat dan si ibu-ibu penjualnya duduk diatas, kita tinggal tunjuk ingin makan apa. Kemudian rasanya, emang sih mirip nasi padang, tapi bumbu nasi kapau lebih kerasa, gampangnya lebih nendang haha. Konon sih cuma orang-orang di daerah tertentu yang bisa memasak seenak itu.

P_20150725_161858[1]

Penampakan Nasi Kapau, jangan sampai salah minum ya, air minumnya yang di dalam gelas, bukan yang di dalam mangkuk biru haha

 

P_20150726_084546[1]

Ga afdhol rasanya kalau ke Bukittinggi tapi ga foto-foto di depan Jam Gadang. Oh iya, dulu di internet sempat heboh mengenai badut-badut yang suka memaksa pengunjung untuk berfoto bersama kemudian mematok tarif yang sangat tinggi, tetapi saat saya kesana badut-badut nakal itu sudah tidak ada, jadi saya bsia berfoto dengan tenang Smile.

P_20150726_094529[2]

Nah kalau yang ini Lobang Jepang, konon dulunya lobang ini adalah benteng pertahanan. Suasana di dalam benteng menurut saya sih agak-agak mistis gitu karena letaknya yang dibawah tanah. Akan tetapi pengunjung tak perlu khawatir karena penerangan di dalam gua sudah cukup baik dan penujuk arah serta jalur evakuasi juga terbaca dengan jelas.

P_20150726_092812_LL[1]

P_20150726_124706[1]

Nah ini yang paling bikin saya meringis, yaitu keadaan kebun binatang bukit tinggi yang tidak memperhatikan kesejahteraan hewan. Kesadaran pengunjung yang juga masih sangat rendah dengan seringkalinya melemparkan sampah sisa makanan ke dalam kandang satwa. Sepeti contohnya buaya ini yang berenang di kolam yang penuh dengan sampah

Aniway itulkah tadi plus dan minusnya berwisata di kota Bukitiggi, sampai jumpa di kondangan dan kota yang lainnya.

3 thoughts on “Mampir ke Bukittinggi

  1. wah,…udah berjuta-juta taun ga kesini…trakhir sempet ke padang beebrapa kali tapi ga sempet melipir kesini…anyway, kalo pas ke bunbinnya, kali bisa direview dong kondisi bunbin di sana di mata seorang agungšŸ˜€

    Akhir2 ini aku juga suka jalan ke bunbin mana sambil iseng bikin tulisan soal bunbin nya.,hihihih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s