Jalan-jalan ke Observatorium Bosscha


bosscha

Setelah minggu kemarin saya jalan-jalan ke Museum KAA sabtu ini saya jalan-jalan ke Observatorium Bosscha. Sebelumnya jangan heran apakah saya ini sedang magang atau sedang liburan karena jawabannya adalah saya sedang magang sekaligus liburan. Saya sedang magang di Kesehatan Kuda milik TNI-AD di Detasemen Kavaleri Berkuda (DENKAVKUD) di Parongpong. Sambil menyelam minum coca-cola, waktu libur saya manfaatkan untuk wisata di sekitar kota bandung. Letak Observaorium Bosscha tidak jauh dari Parongpong, saya menggunakan jasa angkutan kota dengan tarif Rp. 11.500. Untuk masalah tarif sebenarnya tergantung dari skill kita dalam hal tawar menawar hehe.

Observatorium Bosscha merupakan satu komplek pengamatan bintang, observatorium ini dikelola oleh Institut Teknologi Bandung. Jika masih ingat dengan film Petualangan Sherina ada beberapa scene yang diambil di sekitar Observatorium Bosscha. Sangat menarik sekali bisa berwisata di Observatorium Bosscha. Pengunjung diberi kesempatan untuk melihat langsung wujud teleskop terbesar di Observatorium Bosscha. Berat teleskopnya kurang lebih tujuh ton. Yang menarik adalah sistem penyangga teleskop yang dirancang agar selalu seimbang sehingga untuk menggerakkan benda seberat itu tidak diperlukan tenaga yang besar. Prinsipnya juga diadopsi pada tripod yang dgunakan untuk menyangga lensa yang berat oleh para fotografer profesional. Fotografi sendiri memang berasal dari dunia astronomi yang penerapannya digunakan untuk menangkap gambar di sekitar kita. Tidak hanya itu, lensa yang digunakan untuk teleskop ini sangat besar, diameternya 60 cm. Pabrik pembuatnya ada di Jerman yaitu Carl Zeiss yang memang dikenal sebagai penghasil lensa berkualitas hingga saat ini. Selain itu di observatorium bosscha kita bisa melihat jam bintang. Jam ini berbeda dengan jam pada umumnya yang jumlah waktunya adalah 24 jam. Sebenarnya waktu satu hari tidak 24 jam penuh, hanya 23 jam lebih. Alasan ini juga yang mendasari adanya tahun kabisat setiap empat tahun sekali karena setiap harinya kita kelebihan waktu sebanyak 4 menit, meanrik sekali bukan. Nah Intinya tempat ini sangat worth it untuk dikunjungi. Ada bisa berkunjung setiap hari kecuali hari minggu,senin dan hari libur nasional. Selamat mengunjungi Bosscha.

bosscha

bosscha

bosscha

8 thoughts on “Jalan-jalan ke Observatorium Bosscha

  1. Iya ampun, kaa. Usi lagi KKP di Cihideung deket situ haha, baru konfirm ke temen usi, ternyata dia udah kenalan sama kakak haha. Usi sama temen-temen juga ke Bosscha, tapi salah hari #apes hahah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s