Dragonfly


Capung atau Dragonfly (dalam bahasa inggris) merupakan objek yang sering sekali digunakan dalam memotret makro. Serangga ini memang sangat indah denga variasi warnanya. Meskipun sudah banyak sekali fotografer baik profesional maupun amatir memotret capung lantas tidak membuat pesona capung luntur. Capung tetap menjadi salah satu pilihan utama sebagai objek foto bagi para fotografer terutama hobiis fotografi makro. Terakhir saya mendapatkan informasi bahwa fotografer dari Indonesia yang memenangkan penghargaan dari National Geographic juga menggunakan capung sebagai objek fotonya (sumbe http://www.exposure-magz.com/2011/12/22/indonesian-photographer-won-grand-prize-in-national-geographic-photography-award/)

Setara dengan kepuasan yang didapat setelah berhasil memotret capung, memotret capung susah-susah gampang (susah bagi yang masih belum berpengalaman seperti saya dan gampang bagi yang sudah ahli). Jika berangkat dari pengalaman saya, memotret capung cenderung lebih susah dibandingkan memotret lalat, kepik atau kupu-kupu. Capung spertinya lebih sensitif dibanding serangga yang saya sebutkan tadi. Sampai akhirnya saya mendapatkan foto-foto yang ada di postingan ini saya menyimpulkan bahwa capung cenderung lebih tenang ketika di sedang makan. Dapat dilihat pada foto pertama sampai ketiga capung terlihat sedang memangsa lalat. Kemudian pada foto terakhir sepertinya capung sedang menghisap madu bunga teratai.

Selamat mencoba!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s