Ciri-Ciri Sel yang Mengalami Nekrosa (Bagian 1)


Sel yang mengalami kematian (nekrosa) mengalami beberapa perubahan. Perubahan ini tentunya bisa diamati dengan bantuan mikroskop. Penting bagi seorang dokter hewan untuk mengenali karakteristik sel yang mengalami nekrosa. Karakteristik nekrosa sel dapat digunakan sebagai alat untuk mendiagnosa penyebab kematian sel tersebut. Perubahan yang terjadi pada sel yang mengalami nekrosa adalah sebagai berikut

Perubahan pada inti sel

  • Pyknosis

Pyknosis adalah keadaan dimana inti sel mengecil dan membulat (menjadi padat dan berbentuk bulat).

  • Karyorhexis

Saat terjadi karyorhexis inti sel akan menjadi bagian bagian kecil yang bersifat basofilik. Pada kejadian karyorhexsis terjadi fragmentasi kromatin. Penyebab terjadinya karyorhexis adalah rupturnya membran inti.

  • Karyolisis

Karyolisis adalah keadaan ketika inti sel mngalami lisis. Pada karyolisis yang terjadi secara sempurna maka inti sel akan menghilang.

Cara mudah untuk membedakan ketiga karakteristik diatas dapat dilihat pada gambar berikut ini

Sumber bacaan dan gambar

Jones TC, Ronald DC, Norval WK. 2006. Veterinary Pathology. Iowa: Blackwell Publishing

https://encrypted-tbn2.google.com/images?q=tbn:ANd9GcS2IKFNcBKTXNL1GN8nTESOtd1_48IIyYvb3lVXNrUOJpiwoNdI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s