Precocial dan Altricial pada Burung


altricial bird

Pernahkah anda melihat anak burung gereja yang baru menetas?. Anak burung gereja yang baru menetas sangat lemah, mereka belum bisa mencari makan sendiri, bahkan mereka belum bisa mematuk makanannya sendiri. Coba bandingkan dengan anak ayam yang baru menetas. Tidak lama setelah mereka menetas mereka sudah bisa berjalan dan bisa mematuk makanannya sendiri. Anak burung maleo yang baru menetas malah lebih hebat lagi, mereka dapat dapat bertahan hidup tanpa induknya. Jika kita lihat dari sisi taksonominya, ketiga spesies ini dikelompokkan dalam kelas yang sama yaitu kelas aves.

Perbedaan ini merupakan strategi dari masin-masing spesies untuk mempertahankan jenisnya. Secara umum strategi pasca menetas ini dibagi menjadi precocial, semiprecocial, semiatricial dan altricial. Mari kta bahas satu persatu:

  • Precocial. Burung yang termasuk kategori ini menetas dengan keadaan mata terbuka, dan tubuh sudah ditumbuhi bulu-bulu halus. Burung pada kelompok ini tidak mengerami telurnya. Telur burng dari kelompok ini diletakkan dalam sebuah lubang yang ditutupi dengan ranting-ranting atau dedaunan kering. Setelah menetas anak burung akan keluar tanpa bantuan dari induknya. Contoh burung dari kelompok ini adalah burung maleo.
  • Semiprecocial. Kelompok burung ini menetas dengan kedaan mata terbuka, tubuh ditutupi dengan bulu halus, bisa berjalan atau berenang setelah menetas akan tetapi anak burung akan tetap berada di dekat induknya. Contoh spesies dari kelompok ini adalah ayam atau bebek.
  • Semialtricial. Burung pada kelompok ini menetas dengan tubuh tertutup bulu halus. Individu yang baru menetas tidak dapat meninggalkan sarang. Contoh burung dari kelompok ini adalah jenis elang dan bangau.
  • Altricial. Kelompok burung ini menetas dengan kondisi mata tertutup, tubuh telanjang (tidak ditutupi bulu halus) dan tidak berdaya. Contoh burung dalam kelompok ini adalah burung gereja.

Pemilihan strategi altricial dan precocial ini didasarkan pada kemampuan induk dalam mengumpulkan makanan. Pada kelompok hewan prcorcial induk dapat mengumpulkan makanan yang mempunyai protein tinggi sebelum melakukan proses bertelur. Telur yang dihasilkan berukuran besar dan mengandung banyak protein. Kandungan protein ini akan digunakan sebagai makanan oleh embrio. Berlawanan dengan kelompok prcocial, kelompok altricial tidak perlu mengumpulkan banyak protein sebelum bertelur. Sehingga mereka menghasilkan telur dengan ukuran kecil.

Macrocephalon maleo

Selain dipengaruhi oleh kemampuan mengumpulkan makanan, pemilihan strategi articial atau precocial juga dipengaruhi oleh tingkat predasi. Burung yang mempu membuat sarang ditempat yang tinggi tentu tidak terlalu khawatir anaknya akan dimangsa oleh predator. Bandingkan dengan ayam atau maleo yang membuat sarang pada tempat yang masih bisa dijangkau oleh predator, tentu predator akan dengan mudah memangsa individu muda. Mereka diharuskan dapat bertahan hidup dari serangan predator.

maleo eggs

Ada hal yang menarik dari altricial dan precocial. Ukuran relatif otak pada saat baru menetas pada dua hewan dari dua kelompok ini berbeda. Ukuran relatif otak pada hewan precocial lebih besar dibandingakan dengan ukuran raltif burung atricial yang seusia. Hal ini disebabkan karena pada saat masa telur, burung precocial mendapat asupan protein yang lebih banyak dibandingkan dengan burung precocial. Secara kemampuan bertahan hidup burung precocial juga lebih baik dibandingkan dengan hewan altricial. Akan tetapi perbandingan ukuran otak ini akan terbalik saat burung dewasa. Ukuran relati otak burung altricial akan lebih besar dibandingkan dengan burung precocial. Burung kakaktua adalah burung yang menggabungkan dua keuntungan dari sistem ini. Kakak tua termasuk burung altricial, namun induk kakaktua menghasilkan telur dengan protein yang tinggi seperti burung precocial.

Daftar Pustaka

http://www.stanford.edu/group/stanfordbirds/text/essays/Precocial_and_Altricial.html

http://www.caf.wvu.edu/~rwhitmor/ornithology/Lectures/Altricial_vs_Precocial.ppt

One thought on “Precocial dan Altricial pada Burung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s