Pak Dokter Hewan


“Pak Dokter Hewan”

Begitu mereka memanggil saya. Sebenarnya saat ini saya belum menjadi seorang dokter hewan. Saya beru menempuh smester akhir (saya malu menyebut smester 9 hihi Smile with tongue out) di Fakultas Kedokteran Hewan. Masih banyak yang harus saya tempuh untuk menjadi seorang dokter hewan. Setelah saya menempuh jenjang s1 saya, saya harus mengikuti ko asisten selam kurang lebih 1,5 tahun hingga akhirnya saya disumpah menjadi dokter hewan. Lalu siapakah mereka yang memanggil saya dengan sebutan dokter hewan?. Mereka adalah warga desa Sukasirna Kec. Jonggol Kab. Bogor. Mereka memanggil saya dengan sebutan dokter hewan ketika saya ditugaskan menjadi petugas pemeriksa hewan kurban tahun 1432 H.

Ini bukan pertama kali saya ditugaskan menjadi pemeriksa hewan kurban. Selama 4 tahun terakhir ini setiap tahun saya selalu ditugaskan untuk memriksa hewan kurban. Tahun ini menjadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena tahun ini saya ditugaskan di daerah yang cukup jauh dari tempat tinggal saya di bogor. Saya harus menginap satu malam di desa untuk dapat menjalankan tugas memeriksa hewan kurban. Sungguh pengalaman pertama yang sangat berkesan. Saya tinggal di rumah kepala desa Sukasirna. Namanya bapak Acep. Saya taksir usianya masih sekitar 40an. Masih cukup muda. Beliau dan keluarganya memperlakukan saya dengan sangat baik. Dan yang luar biasa adalah makanan masakan bu kades yang mantap jaya Thumbs up.

Selain sambutan yang luar biasa dari pak kades dan juga warganya, pemandangan di desa sukasirna juga bagus. Topografinya berbukit bukit dan banyak daerah persawahan. Mata pencaharian penduduk desa yang mayoritas peternak juga menambah indahnya pemandangan. Banyak domba yang dipelihara dengan cara diumbar (dilepas) di daerah persawahan. Kebetulan sawah di desa sukasirna adalah sawah tadah hujan dan jarangnya turun hujan akhir-akhir ini membuat sawah tidak bisa digunakan dan lebih banyak digunakan sebagai ladang penggembalaan. Ini ada beberapa fot yang sempat saya ambil disela-sela tugas saya. Maaf kalau kurang begitu bagus, maklum saya harus mencuri kesempatan untuk memotretnya.

24 thoughts on “Pak Dokter Hewan

  1. eh, jadi inget acara PENGABDIAN di salah 1 TV swasta.. nah banyak yg ikut nya tuh para dokter.. kapan yah dokter hewan atau dokter tanaman yang nampang (ngabdi) di sana,hehee.. terus smangat Gung di profesi kedokteran hewannya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s