Kunjungan Ke Pusat Primata Schmutzer Bersama Keluarga Besar CHELONIA


Sabtu 24 September 2011 Himpunan Minat dan Profesi Satwaliar (HIMPRO SATLI) FKH IPB mengadakan kunjungan ke Pusat Primata Schmutzer. Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan SATLI WEEK (Satwaliar) 2011. Kunjungan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai Fakultas Kedokteran Hewan di seluruh Indonesia yang tergabung dalam CHELONIA (Forum Komunikasi Mahasiswa Pemerhati Satwa Liar FKH Indonesia). Dalam kesempatan ini hadir delegasi mahasiswa FKH pemerhati satwa liar dari UGM, UNAIR, UB, dan UNUD.

Kunjungan ini diawal dengan diskusi bersama drh. Syafri Edwar dari TMR. Diskusi ini membahas seputar masalah yang sering dihadapi dokter hewan dalam menangani satwa liar. Menurut beliau satwa liar berbeda dengan hewan domestik. Satwa liar akan menunjukkan gejala saat penyakit sudah benar-benar parah. Sehingga untuk menangani masalah kesehatan pada satwa liar banyak dilakukan upaya preventif. TMR sendiri melakukan upaya preventif secara rutin seperti pemberian obat cacing, pemberian vitamin, dan vaksinasi. Selain itu pada satwa liar juga dikenal istilah individu specific artinya setiap individu bisa menampilkan gajala yang berbeda untuk penyakit yang sama. Hal tersebut menyulitkan dokter hewan untuk melakukan diagnosa. Dokter hewan yang bekerja dengan satwa liar juga harus mengerti perilaku satwa. Pemahaman tentang perilaku satwa yang baik akan memudahkan dokter hewan dalam melakukan handling dan restrain terhadapa satwa. Selain untuk memudahkan handling dan restrain pemahaman tentang perilaku satwa juga akan sangat membantu dalam penentuan diagnosa.

Acara dilanjutkan dengan kunjungan ke Pusat Primata Schmutzer yang langsung didampingi oleh drh. Syafri. Pada kunjungan ini peserta bisa melihat berbagai macam satwa primata baik yang endemis indonesia maupun yang bukan. Peserta dapat mengamati secara langsung tingkah laku satwa primata yang sering sekali mirip dengan tingkah laku manusia. Peserta juga sempat mengunjungi dapur yang digunakan untuk menyiapkan makanan satwa. Sehingga kami bisa melihat dari dekat bagaimana makanan satwa diracik.

Selama mengikuti acara ini peserta tampak sangat antusias. Menurut mereka selain dapat menambah pengetahuan tentang satwa liar acara seperti ini juga  bisa memupuk persaudaraan yang erat antar mahasiswa kedoteran hewan yang kelak akan bekerja sama dalam memajukan kedokteran hewan indonesia. Tak jarang terdengar candaan dari peserta yang mengundang tawa.

Memasuki jam 13.00 peserta digiring oleh panitia untuk makan siang bersama. Setelah makan siang bersama dilanjutkan dengan acara bebas dan dilanjutkan dengan perjalanan pulang menuju Bogor.

Salam Lestari!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s