Kucing yang “Malang”


Beberapa hari lalu tepatnya hari ke dua bulan ramadhan saya menemukan kucing malang di depan rumah saya. Saya sebut kucing malang karena kaki belakang-kiri kucing tersebut diikat menggunakan karet gelang. Ikatannya cukup ketat sehingga darah tidak bisa mengalir. Sewaktu saya temukan kucing tersebut sedang berbaring. Sepertinya kucing tersebut sudah kesulitan berjalan. Beruntung sewaktu saya temukan belum terjadi kerusakan jaringan yang parah pada kaki kucing tersebut. Belum terlihat adanya tanda-tanda kebiruan yang menunjukkan jaringan tersebut kekurangan oksigen.

Setelah saya lepaskan ikatan karet gelangnya, darah tidak langsung mengalir. Kaki kucing masih bengkak tetapi kucing langsung mau berjalan meski agak pincang. Saya tidak bisa membayangkan jika kejadian ini berlangsung lama. Sudah bisa dipastikan jaringan kaki tersebut akan mengalami nekrosa dan kucing tersebut akan pincang selamanya.

Semoga pelaku yang mengikat kaki kucing tersebut menyadarinya dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

4 thoughts on “Kucing yang “Malang”

  1. kaki kucing aku juga gitu tuh…
    ternyata karena diikat ya?
    haduh… mana kucingku sekarang ntah dimana…
    tadi pagi kakinya emang bengkak, sekitar jam 9 pagi berangkat sekolah.
    jam 4 sore pulang, dianya udah ga ada di kamarku…
    takutnya kejadian sama terulang..😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s