Lost In Jakarta (Bogor-Gambir-PRJ-Gambir-Bogor)


Rasanya benar-benar menyesal telah menyia-nyiakan waktu hampir 4 tahun ini tinggal di Bogor. Apa pasal? saya yang kuliah di bogor (notabene  dekat dengan jakarta) tidak tahu arah di jakarta. Sejauh ini lokasi yang saya ketahui di jakarta sebatas Kebun Binatang Ragunan, Kota Tua, Mangga Dua dan Glodok, serta Monas. Menyedihkan sekali bukan.Sad smile

Sebenarnya posting ini saya buat karena saya benar-benar hampir tersesat di rimba metropolitan Jakarta. Awal ceritanya hari minggu (10/07/2011) lalu saya dan teman-teman sepakat untuk pergi “berburu” modem AHA murah yang hanya dijual di PRJ. Maka saya dan 4 rekan saya (Yufi, Pras, Abrar, dan Aldi) berangkat dari Bogor menuju Jakarta, tentu saja dengan menggunakan Commuter Line. Akhirnya kami sampai di Stasiun Gambir dan kami langsung menuju ke Monas, ada shutter bus  yang akan mengantar kami langsung ke arena PRJ. Shuttle bus  ini gratis loh,disediakan oleh panitia. Ternyata yang akan menggunakan bis ini cukup banyak. Kami harus rela berjemur di bawa terik matahari untuk menunggu bus datang. Sudah setengah jam bis yang kami tunggu belum juga tiba. Akhirnya kami sepakat untuk menggunkan TransJakarta.

Keputusan menggunakan TransJakarta adalah awal dari petualangan kami. Dari Informasi yang kami dapat, kami harus naik dari Halte Gambir dan transit di Halte Harmoni dan pindah ke jurusan Ancol kemudian turun di Halte Jembatan merah. Setelah itu kami harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot 53 atau bajaj yang akan mengantarkan kami ke arena PRJNinja. Wuih….. cukup panjang juga rute yang harus kami tempuh. Kesalahan pertama adalah ternyata kami tidak naik dari halte Gambir, melainkan dari halte Balai Kota (Halte Gambir dan Halte Balai Kota letaknya berdekatan, jadi kami menyangka Halte Balai Kota itu adalah Halte Gambir). Karena salah Halte kami akhirnya kebingungan bagaimana cara mencapai Halte Harmoni, dan akhirnya kami harus berkali-kali transit untuk sampai di Halte Jembatan Merah. Huft.. akhirnya sampai juga.

Open-mouthed smile

Setelah capek berkeliling di PRJ kami pun pulang. Berbeda dengan saat berangkat, kami pulang dengan menggunakan shutter bus yang aman dan murah (baca: gratis). Setelah sampai di Gambir kami kembali was-was karena kereta commuter line terkhir yang kami tunggu belum juga muncul. Jangan-jangan kami ketinggalan kereta. Untunglah kecemasan kami tidak terbukti, kereta yang kami tunggu-tunggu memang belum tiba. Setelah kereta tiba kamipun melanjutkan perjalanan pulang ke bogor. Kami samapi di rumah kontrakan kami pukul 23.30 wib. Sungguh perjalanan yang cukup melelahkan (tapi seru). Salam! (Agung Sudomo).

Tujuan Akhir PRJ
Tujuan Akhir PRJ

6 thoughts on “Lost In Jakarta (Bogor-Gambir-PRJ-Gambir-Bogor)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s