Tips Memotret Bunga dengan Kamera Poket


Bunga memang salah satu ciptaan Allah SWT yang sangat indah. Tidak hanya manusia yang tertarik oelh keindahan bunga, tetapi hewan-hewan juga terpikat oleh keindahannya. Selain indah dipandang mata, bunga berfungsi dalam memperthankan tanaman untuk tetap lestari dengan membentuk biji. Tentunya sesuatu yang indah ini akan terlihat indah ketika kita abadikan menjadi sebuah foto. Memotret bunga tidak memerlukan teknik yang njlimet (berbelit-belit). Bahkan beberapa rekan menyarankan kepada saya untuk memulai belajar memotret dengan memotret bunga. Untuk mendapatkan foto yang bagus, kita tidak harus menggunakan kamera profesional atau DSLR dengan lensa macro, tetapi kita dapat menggunakan kamera poket. Kebanyakan kamera poket sudah dilaengkapi dengan fitur makro, fitur ini biasanya diberi icon bunga. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memotret bunga adalah.

  • Kenali kamera poket anda

Mungkin ini adalah hal yang harus dilakukan sebelum kita memotret, tidak hanya memotret bunga. Cobalah bereksperimen dengan kamera anda. Apabila kita sudah terbiasa dengan kamera poket kita, maka akan lebih mudah melakukan pemotretan.

  • Pilih waktu pemotretan yang tepat

Waktu pemotretan akan berpengaruh terhadap hasil foto meskipun hal ini tidak selalu terjadi. Saya sarankan untuk memotret pada jam 07.00-09.00 atau 16.00-18.00. Waktu pemotretan bisa disesuaikan dengan keadaan daerah anda. Intinya waktu pemotretan yang baik adalah waktu dimana pada waktu tersebut cukup cahaya tetapi tidak sampai berlebihan karena akan menghasilkan foto yang over exposure. Saya lebih suka memotret di pagi hari karena saya masih bisa menemui butiran-butiran air pada bunga tersebut, tentunya hal ini akan lebih menambah keindahan foto anda.

  • Perhatikan keadaan sekitar

Hal ini penting karena memotret bunga memerlukan kesabaran. Hindari memotret saat angin bertiup, hal ini akan membuat foto kita shake atau malah blur karena bunga yang kita fot bergoyang.

  • Aktifkan fitur Makro
  • Gunakan ISO rendah

Saya lebih menyarankan untuk menggunakan ISO rendah karena akan menhasilkan gambar yang lebih tajam dibandingkan dengan ISO tinggi yang cenderung noise.

  • Get Closer!

Jangan ragu untuk mendekati objek, ubah posisi anda sampai mendapatkan hasil yang pas.

  • Gunakan tripot

Konsekuensi menggunakan ISO rendah adalah shutter speed akan jadi lebih panjang, oleh karena itu untuk menhindari shake pada foto kita saya sarankan menggunakan tripot. Apabila anda tidak memiliki tripot anda juga dapat melakukannya dengan handheld tapi usahakan ada tumpuan untuk mencegah agar kamera anda tidak bergerak. Saya kadang menggunakan lutut saya sebagai tumpuan.

  • Pilih background yang tepat

Usahakan memilih backgorund yang gelap. Hal ini akan mempercantik hasil foto anda. Untuk memilih background mungkin anda harus berkali-kali merubah posisi anda. dalam hal ini ada rekan saya yang mematahkan tangkai bunga dan mengaturnya agar mendapatkan backgorund yang tepat, tetapi dalam melakukannya kita harus jeli, jangan sampai hasil foto kita seperti foto bunga yang diletakkan (tidak lagi di tangkainya)

  • Komposisi

Komposisi merupakan hal yang sangat penting dalam fotografi. Dengan komposisi yang berbeda maka akan menghasilkan kesan yang berbeda pada foto tersebut. Beberapa plihan komposisi foto dapat anda lihat di sini.

Berikut adalah beberapa foto bunga hasil kreasi saya meskipun ini masih jauh dari kesempurnaan. Jadi tunggu apalagi? Ambil kamera anda dan mulailah bereksperimen dengan kamera poket anda. Salam!

One thought on “Tips Memotret Bunga dengan Kamera Poket

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s